Tampilkan postingan dengan label Keislaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keislaman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Mei 2016



KEUTAMAAN NISFU (PERTENGAHAN) BULAN SYA'BAN


Bulan Sya'ban adalah salah satu bulan yang di sebut-sebut sebagai bulan yang istimewa di antara bulan-bulan hijriyyah yang lainnya. Banyak sekali keutamaan yang terdapat pada bulan tersebut yang sayang untuk kita lewatkan. 

 أَحَبُّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانَ، ثُمَّ
يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ  

“Bulan yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW untuk berpuasa sunah adalah bulan Sya’ban, kemudian beliau menyambungnya dengan puasa Ramadhan.” (HR. Abu Daud no. 2431 dan Ibnu Majah no. 1649)

Suatu waktu sahabat Usamah bin Zaid bertanya kepada Rasulullah saw.: “Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu memperbanyak berpuasa (selain Ramadhan) kecuali pada bulan Sya’ban? Rasulullah saw. menjawab: “Itu bulan dimana manusia banyak melupakannya, yaitu antara Rajab dan Ramadhan. Di bulan itu segala perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa”. (HR. Abu Dawud dan Nasa’i).


Nisfu Sya’ban adalah hari peringatan Islam yang jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban. Dalam kalangan Islam, Nisfu Sya’ban diperingati menjelang bulan Ramadhan. Pada malam ini biasanya diisi dengan pembacaan Surat Yaasiin tiga kali; untuk bacaan surat yasin yang pertama dengan niat  semoga diberi umur panjang, yang kedua berdoa mohon kepada Allah supaya diberi rizki yang banyak dan barokah, serta  yang ketiga mohon agar supaya ditetapkan imannya.
  Smoga kita senantiasa di berikan kemampuan untuk terus berupaya menjadi insan yang lebih baik, dengan wasilah melakukan amalan-amalan sunah di bulan berkah ini.
 
Dalam riwayat lain Aisyah berkata:
Dalam riwayat lain Aisyah berkata:
كَانَ أَحَبُّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانَ، ثُمَّ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ
“Bulan yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW untuk berpuasa sunah adalah bulan Sya’ban, kemudian beliau menyambungnya dengan puasa Ramadhan.” (HR. Abu Daud no. 2431 dan Ibnu Majah no. 1649)
- See more at: http://www.arrahmah.com/read/2014/05/30/14083-syaban-ala-rasulullah-amalan-sunah-dan-tarbiyah-imaniyah-di-bulan-syaban.html#sthash.3cfxmP38.dpuf
Dalam riwayat lain Aisyah berkata:
كَانَ أَحَبُّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانَ، ثُمَّ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ
“Bulan yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW untuk berpuasa sunah adalah bulan Sya’ban, kemudian beliau menyambungnya dengan puasa Ramadhan.” (HR. Abu Daud no. 2431 dan Ibnu Majah no. 1649)
- See more at: http://www.arrahmah.com/read/2014/05/30/14083-syaban-ala-rasulullah-amalan-sunah-dan-tarbiyah-imaniyah-di-bulan-syaban.html#sthash.3cfxmP38.dpuf

Selasa, 17 Mei 2016

Tips mencetak Anak-anak yang spesial

Setiap orang yang telah menjalani mahligai pernikahan (berumah tangga) sudah barang tentu mendambakan akan datangnya buah cinta mereka. Ada yang diberikan kemudahan dan tentu ada yang harus berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkannya. Ada yang jangka pendek ada pula yang bertahun-tahun. Yang paling utama dari anak-anak yang akan kita lahirkan tentunya anak-anak yang spesial yaitu anak-anak yang sholeh sholehah 

 
 yang akan membuat bibir kedua orang tuanya tersenyum lebar tanda bahagia, kedua mata mereka berbinar penuh dengan rasa takjub, hatinya berbunga penuh dengan rasa syukur atas karunia Allah SWT. Anak-anak inilah yang nanti akan membahagiakan orang tua mereka di dunia sampai akherat kelak.

Untuk itu saya share Tips-tips yang harus di istiqomahkan (kontinyu) oleh pendamba generasi spesial.

Yang pertama, minimal mulailah dengan berwudlu syukur-syukur mampu sholat kemudian berdoa itu lebih baik artinya kita dalam keadaan suci sehingga syaitan enggan dekat dengan kita. Pada akhirnya benih yang dihasilkanpun benih berkualitas, unggul, dan murni.


Yang kedua, berdoa sebelum berhubungan badan "ALLOHUMMA JANNIBNA ASSYAITHONA WA JANNIBI  ASSYAITHONA MA ROZAQTANA"

 YANG KETIGA,perbanyaklah hal-hal yang positif,mengaji,mendengarkan bacaan Alquran,perbanyak dzikir dan sedekah.

ini yang kebanyakan kita lupakan dan tidak kita pedulikan.kita sering terburu nafsu sehingga langsung "tubruk" aja, lebih-lebih bagi yang pengantin baru. bukan begitu ???.hehe....
ini yang bisa saya share dulu, smoga bermanfaat. Aamiin...maaf ya, klo ada kesalahan....